26 October 2009

"Selamat Datang Kayla"

Waktu berjalan dengan cepat dan tanpa terasa sudah lebih dari setahun saya tidak pernah mengupdate lagi blog ini.

Begitu banyak peristiwa yang telah saya dan keluarga lewati dalam setahun ini. Dan peristiwa yang terbesar adalah ketika Allah memberikan amanah kepada saya dan suami untuk mendapatkan anugerah yang sangat besar lewat kelahiran Nadya Kayla Felisha (Kayla).

Kayla lahir pada 2 April 2009, tepat saat kakaknya, Nadya Allysa merayakan ulang tahun yang ke-9 (Icha lahir 2 April 2000). Kelahiran Kayla di tanggal yang sama dengan kelahiran kakaknya bukan satu hal yang sengaja direncanakan, tapi memang suatu kebetulan dan hanya Allah-lah yang maha mengetahui rahasia di balik ini semua.

Selamat datang Kayla, selamat menjadi bagian dari belahan jiwa mama, papa dan kakak

Kayla, 5 menit setelah dilahirkan







01 August 2008

31 July 2008

KBB#6 Cheese Biscuits




Ga' terasa udah 2 bulan waktu berselang. Dan waktunya untuk posting hasil uji coba resep KBB#6.

Tantangan kali ini simpel aja, resepnya juga ga' ribet tapi hasilnya, mmmm... bener2 selera saya.

Tidak terlalu banyak kesulitan karena cukup mencampurkan semua bahan yang terdiri dari:

Bahan:
225gr keju tua parut - saya pakai keju edam
125gr mentega - saya pakai anchor unsalted butter
125 gr tepung terigu - saya pakai kunci
Cayenne pepper - saya pakai cabe bubuk
biji wijen

Cara membuat:
Campur keju, mentega, tepung dan cayenne pepper bersama (remas) menggunakan ujung jari sampai tercampur rata dan adonan menyatu membentuk gumpalan. Siapkan loyang biskuit yang diolesi mentega. Bulatkan adonan kecil-kecil (kemarin, adonan saya istirahatkan dalam lemari es sebentar, kemudian saya giling, terus cetak). Gulingkan beberapa bulatan ke biji wijen dan tekan di atas loyang dengan jarak agak lebar, karena biscuits akan melebar saat dipanggang (yang saya lakukan, setelah dicetak, saya menaburkan cayenne pepper & wijen pada adonan.

Berikut step by step & hasil dari Cheese Biscuits hasil praktek saya:


Ini cheese biscuits yang sudah matang. Mmmm... crunchy banget deh!








31 May 2008

Cake Tape Singkong.

Duh... kangen banget sama mamah hari ini. Jadi inget,

]
biasanya di Sabtu atau Minggu sore mamah sering bikinin kue-kue kecil untuk kami anak-anaknya.

Salah satu kue yang sering mamah buat adalah Cake Tape Singkong. Pas banget, di kulkas masih ada tape sedikit.

Nah, ini hasil nguprek sebentaran di dapur. Cake Tape Singkong dengan taburan kenari....mmm yummy!


Tantangan KBB#5: Banoffee Pie

Udah lama banget ga' masuk dapur untuk baking karena memang ga' sempat lagi mengingat kesibukan kantor yang luar biasa dan jadwal ke luar kota yang lumayan padat sehubungan dengan peluncuran layanan AXIS di berbagai kota.



Kangen banget dengar deru mixer, tapi ga' ada pilihan lain untuk lebih mengutamakan meluangkan waktu dengan si kecil Nadya yang beberapa bulan belakangan ini sering saya tinggalkan ke luar kota.



Kembali ke Tantangan KBB#5 "Banoffee Pie". Bahan & cara pembuatannya ga' terlalu ribet. Sedikit kesulitan yang saya temukan adalah saat membuat karamel yang ga' mau kental-kental. Alhasil, saya menambahkan waktu memasak dengan api yang kecil sehingga adonan agak mengental sedikit.



Ini step-step pembuatannya dan hasil dari Banoffee saya.



Oh ya, saya sengaja menghias pie saya dengan strawberry untuk menetralisir rasa manis dari saus karamel dan pisang. Maklum, saya bukan penyuka makanan manis, jadi saya rasa strawberry bisa membantu saya menetralisir rasa manis ini.

09 February 2008

Rejeki Imlek

Selamat Tahun Baru Imlek buat semua yg merayakannya...!

Perayaan Imlek tahun ini ternyata memberi 'cipratan' rejeki juga untuk saya. Pesanan cake hantara Imlek datang sekitar 2 hari menjelang Imlek, ah...padahal sudah beberapa bulan ini saya sengaja tidak menerima order pesanan karena pekerjaan kantor yg benar - benar menyita waktu saya. Karena yang pesan kakak saya sendiri tentulah saya tidak ingin mengecewakannya dengan menolak orderan pertamanya. Kue ini akan dikirim kakak saya untuk rekan bisnisnya.



Sore-sore kakak saya telpon. "Nit... ternyata yg dikasih kue seneng banget, kuenya enggak bikin nek dan buah-buahannya segar semua. Lain kali mo pesen lagi ya." Boleh, asal bayar aja :) Hi..hi.. meskipun bersaudara, tapi untuk urusan bisnis harus tetap professional dong... Duh...senangnya mendengar customer bahagia dengan hasil kreasi saya.

Ini 2 kreasi Japanese Style Cheese Cake (JCC) saya untuk edisi imlek, moga-moga bisa memberi inspirasi:



03 February 2008

Sambel Goreng Printil

Cuaca mendung, jadi meskipun weekend saya & keluarga males mo kemana-mana. Bukannya apa-apa, beberapa waktu lalu kita sempet ngeliat pohon di sekitar Tebet pada tumbang dan menimpa beberapa mobil yg lagi asyik jalan perlahan-lahan. Ah... mending istirahat di rumah aja deh. Lagian, tukang yang mau pasang rangka baja ringan untuk atap juga datang jadi Mas Pudji harus ngawasin pengerjaan rangka baja ringan itu.


Daripada bengong, saya ikutan bersama asisten dirumah nyiapin menu makan siang. Sederhana aja, bikin Sambel Goreng Printil berhubung Icha mulai seneng makan masakan yang ada rasa pedasnya. Wah...cocok banget nih, lagian penggunaan daging cincang akan membuat Icha lebih mudah mengunyahnya.


Ini dia hasilnya:




01 February 2008

Tantangan KBB #3: PIZZA


BeTe banget nih, gara-gara ga' bisa ngatur waktu antara memenuhi kewajiban untuk menyelesaikan tugas kantor dan mengerjakan Tantangan KBB #3. Jadi aja, posting hasilnya telat gini. Ah... gpp deh. Buat saya, memenuhi komitmen jauh lebih utama.
Tantangan kali ini, bikin Pizza. Ngerjain-nya di PeDe-PeDein aja, meskipun belom yakin akan bener hasilnya. Ini step by step dan hasil akhirnya. Resep? Tenang... udah saya copy-in koq. Tapi inget, ini hanya resep untuk Pizza Base-nya aja (sering juga disebut Dough). Topping-nya terserah, sesuai selera masing-masing. Selamat mencoba ya!

Tantangan KBB#3: Pizza
Source: The Perfect Cookbook. David Herbert. Viking. Victoria,
Australia. 2003

Pizza base:

1 sachet (@ 7g = 1/4 oz = 2 tsp) dry yeast
1 tsp sugar
2 ½ cups bread flour (high-grade flour, tepung cakra kembar)
salt
2 Tbs olive oil
  • Dissolve the yeast and sugar in a small bowl with 200ml (6 ½ fl oz) of tepid water. Stir well and set aside for 10 minutes, or until the mixture froths.
  • Place the flour and a pinch of salt in a large mixing bowl. Make a well in the centre and add the yeast mixture and olive oil. Mix until a firm dough forms.
  • Knead on a lightly floured surface for 5-7 minutes, or until smooth and elastic. Place in a clean, lightly oiled bowl, cover with a cloth or plastic wrap and leave in a warm place for 1-1 ½ hours, or until the dough has doubled in size.
  • Preheat the oven to 210C (415F, Gas Mark 6-7).

Ini Step by step pembuatan dough pizza-nya
Hasil akhir pizza saya, simpel aja cuma aku kasih italian pasta, salami, mushroom, mozarella cheese, paprika 2 warna (merah & hijau). Dimakan dengan chilli sauce dan taburan parmesan cheese....slurp!

30 January 2008

Banana Cheese Muffin

Ayo, makanan apa yang paling gampang banget bikinnya? Jawabnya MUFFIN. Ga' perlu punya mixer. Cukup diaduk-aduk ala kadarnya dan siaplah muffin kita. Cocok untuk bekal ke sekolah atau ke kantor. Kombinasinya bisa macam-macam, mau dimasukkin pisang, keju, chocolate chips, pumpkin, tape, hayu ajah. Ini resepnya saya copy-kan, sayangnya saya lupa dapat dari mana ya resep ini....?




Banana Cheese Muffin

  • 3 large bananas
  • 3/4 cups white sugar
  • 1 egg
  • 1 tsp baking powder
  • 1 tsp baking soda
  • 1/2 tsp salt
  • 1 -1/2 cups all purpose flour
  • 1/3 cup melted butter
  • Raisin greated cheddar cheese

Cara membuat :

  • preheat oven to 180 c
  • brush oil of 12 standard muffin tin or use paper cup
  • mash bananas.
  • add sugar and slightly beaten egg.
  • add melted butter
  • add the dry ingredients.
  • stir gently, until all ingredients are just moistened.
  • batter should look quiter lumpy.
  • spoon batter into each muffin tin, and greated cheddar cheese on top
  • bake for 20 minutes

18 January 2008

Japanese Style Cheese Cake: Ga' sesulit yg dibayangkan

Duh…malu banget deh udah diteriakin sana-sini untuk up-date artikel yg ada di Blog. Mohon maaf buat pengunjung setia yg udah lama dikecewakan karena tampilan blog-nya ga’ berubah-ubah. Btw, "Selamat Tahun Baru" buat semuanya! Semoga lebih sukses lagi di tahun ini.

Mikirin kerjaan kantor emang ga’ pernah ada habisnya terutama beberapa bulan belakangan ini, ritme kerja kencangnya luar biasa. Gimana enggak, mulai dari Uji Layak Operasi (ULO) di Jabotabek, Banten, Solo dan Semarang; terus pulang dari sana langsung ngerjain persiapan peluncuran Corporate Identity yang baru, peluncuran layanan secara komersial, ngurusin internet & intranet revamp, media gathering, press conferences, dsb, dsb, dsb… kaga’ ada habisnya.

Boro-boro sempat mikirin baking untuk ngerjain pesanan orang, bikin kue buat keluarga aja udah nyaris ga’ bisa saya lakukan. Untung aja, ngebantu PR anak masih bisa disempatkan walaupun si kecil Icha harus bangun lebih pagi jadi sempat mengerjakan PR-nya bersama saya.

Nah, ini kue pertama yang saya paksakan buat, karena keinginan untuk mendengar deru suara mixer yg sudah tak tertahankan.

Japanese Style Cheese Cake (JCC) yang resepnya udah sering banget diposting di beberapa milis kuliner yg saya ikuti. Tapi kali ini saya menggunakan resep founder-nya NCC, Ibu Guru Fatmah yang cantik.




14 January 2008

Dan bidadari kecilku pun bahagia...

Saya masih berada di atas pesawat sepulang melakukan perjalanan dinas saat sempat merenung tentang apa saja yang sudah saya lakukan untuk keluarga saya belakangan ini? Semakin saya berpikir, semakin saya disadarkan betapa selama beberapa bulan ini seluruh perhatian saya hanya terfokus pada tugas-tugas kantor. Yang membuat saya semakin ciut adalah saat sadar tidak satupun kalimat protes keluar dari suami dan bidadari kecil saya.

Biasanya hampir tiap weekend ada saja panganan yg saya buat untuk kami nikmati bersama saat sarapan pagi Nah, beberapa bulan ini hal tsb ga’ bisa saya lakukan lagi. Rasanya saya tidak pernah punya cukup waktu untuk melakukan ini. Kalau mau jujur sebenarnya bukan cuma urusan kantor yang menyita perhatian saya, tapi juga urusan pembangunan rumah kami yang juga perlu saya perhatikan (terutama saat mulai masuk tahap finishing).

Saya pun membulatkan tekad untuk kembali melakukan hal-hal yg cukup lama tidak saya lakukan. Pokoknya weekend ini harus ada perubahan!

Minggu, pagi-pagi sekali saya sudah bangun. Saya ambil tema American Breakfast untuk sarapan pagi kali ini. Sayapun mulai menyiapkan adonan pancake, banana smoothie, brown toast + omelet, cereal – in case my KRIWUL wants to have it. Banyak banget ya? biarin ah…sedikit kerja extra untuk membahagiakan orang-orang yang saya cinta, Love you all so much!

Icha menutup acara sarapan paginya dengan pancake yg ukurannya sengaja dibuat gede Nah, berhubung ga’ suka madu, dia siram pancake-nya dengan SKM coklat, yummy katanya – blom mandi sih, tapi ga’ apa-apa deh, kan lagi weekend

04 December 2007

Risoles Isi Sayur

Beberapa hari ini hujan rajin mengguyur wilayah Jakarta & sekitarnya terutama saat malam hari, termasuk daerah Bekasi dimana kami tinggal. Nah kalo sudah hujan begini, mulut rasanya koq kepingin ngemil terus. Walaupun masih ada sisa beberapa potong sponge cakeyg saya bikin 2 hari lalu, tapi selera saya dan Icha malam ini sama, snack yg gurih.

Setelah selesai membantu Icha belajar - besok Icha ada test Science dan harus menjelaskan soal Life Cycle Frog & Metamorphosis Butterfly, Food Chain & Animal Habitat - kami berdua dan 2 asisten di rumah mulai sibuk di dapur. "Ah... itung-itung sambil nunggu Papah yg belum pulang ya Mah,” kata Icha.

Karena dikerjain secara kroyokan, enggak sampai 1 jam selesai juga deh prakarya kita malam itu. Lumayan, buat temen nonton TV dan sisanya masuk ke freezer untuk bekal sekolah besok pagi. Mau? Dicoba ajah!

Maaf ya fotonya rada kurang layak tayang nih. Lagi males ngeluarin camera, jadi cuma pake HP.

Risoles
Sumber: Dekap.com


Bahan kulit:



  • 200 gr tepung terigu

  • 500 ml susu cair

  • 4 butir telur1 sdt garam

  • 75 gr mentega/margarin, lelehkan


Bahan isi:



  • 100 gr daging sapi giling

  • 150 gr wortel, potong korek api

  • 100 gr buncis, iris-iris tipis

  • 4 butir bawang merah, cincang halus

  • 2 siung bawang putih, cincang halus

  • ¾ sdt garam½ sdt merica bubuk

  • ¼ sdt gula pasir

Bahan pelapis:



  • 3 butir telur, kocok rata

  • 150 gr tepung roti

Cara membuat:


Bahan isi:
Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukkan daging giling, aduk sampai berubah warna. Tambahkan wortel dan buncis, aduk sampai layu. Bumbui garam, merica dan gula, aduk sampai matang. Sisihkan.


Bahan kulit:
Aduk semua bahan kulit sampai rata. Buat dadar tipis-tipis di wajan antilengket yang sudah diolesi margarin/ minyak goreng. Sendokkan bahan isi ke kulit lalu lipat sisi kanan dan kirinya. Lalu gulung sambil dipadatkan. Celupkan risoles ke telur kocok, angkat lalu gulingkan ke atas tepung roti. Goreng di minyak panas dengan api sedang hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan. Sajikan dengan cabe rawit atau sambal botolan.

30 November 2007

KBB#2 November - December 2007 : Chocolate Mousse Cake


Wow... finally the time has come and it's time for me to post the result of my work (Mbak Ema recommended that we post our result by Nov.30th)
It was actually quite difficult for me to find a time to do the assignment. Yes, I've been very busy with my office stuffs lately, furthermore my daughter is having her assessment test this past two weeks. My hubby and I have decided that both of us should focuss on helping our daughter preparing for her exam and we have put this one on top of everything. Oh, we hope she can do well with all those tests!

Anyway, last night accompanied by my lovely hubby, we managed to get this thing done. It was different, since both of us still awake and were busy in our little kitchen. I suddenly realize this assignment at the same time has created a quality time for me and my hubby - thank you so much KBB!
Back to baking, the cake actually was not too difficult to make as I've been making this kind of cake (layer cake) for few times but never used mousse for the filling. Why? Because mousse does not seem our family's favorite. We love ganache more than the mousse. But, this not stop us from making the Mousse Cake. As you know, it's always good to try new thing, and we decided to enjoy the cake this evening after work. It's going to be our family's Friday night indulgence. Slurrrrp...!



Note:
- I used 22cm spring form cake tin instead of the 26-28cm (don't have one)
- No modification has been made on the recipe.
- Didn't have a chance to make a step by step photos since we're busy talking last night.

Chocolate Mousse Cake
Source: Penny Oliver Cuisine 2005

Cake:
Ingredients:
  • 4 eggs

  • ¾ cup caster sugar

  • 2/3 cup flour (all-purposed)
  • 1/3 cup cornflour, 1 tsp baking powder

Process:

Beat the eggs with an electric beater until very thick and fluffy.
Slowly add the sugar and continue beating until the mixture becomes white and very thick. Sift all the dry ingredients together and gently fold them into the egg mixture. Pour the cake mixture into a buttered and floured 26-28cm spring form cake tin. Bake in a preheated oven at 190C for 25-30 minutes. Turn the cake onto a rack and cool. Transfer the sponge to a serving plate. Fix a fold of strong tin foil around the cake to form a collar, ready to receive the chocolate mousse mixture.

Mousse:

  • 250g cooking chocolate
  • 6 egg yolks

  • 250g soft butter

  • 6 egg whites

Process:
Melt the chocolate over hot water. Beat the egg yolks and blend with the chocolate to mix well. Beat in the softened butter. Beat the egg whites stiff to the stiff peak stage. Fold the stiffly beaten egg whites into the chocolate mixture. Pour the chocolate mixture over the cake. Cover and refrigerate for 4 hours or overnight.

12 November 2007

Cake Pasir a.k.a Chiffon Ketan Item

Minggu pagi saya sempet melakukan 'audit lemari dapur' yg biasanya saya lakukan 2 minggu sekali. Wah...saya menemukan 1 pak tepung ketan item yg masih amat jauh dari tanggal kadaluarsa. Mm...jadi ingat Chiffon Ketan Item yang pernah dipraktekan Widya saat Latbar G1001 di rumah Nina - Cibubur (sorry Ibu-Ibu, baru sempet praktek nih, karena pertama kali makan, aku + Icha ga' terlalu suka, serasa makan pasir - habis abu2 kehitaman gituh penampakannya...).

Ga' mau membuang bahan yg udah ada di rumah, Senin malam setelah selesai membantu mengerjakan PR Icha, saya bulatkan tekad untuk membuat Chiffon Ketan Item ini dengan harapan siapa tau kami (aku + Icha) menjadi suka.

Benar aja, ternyata kami bertiga sangat menikmati Chiffon Ketan Item yg dihidangkan bersama teh panas dan dimakan malam hari saat hujan deras mengguyur Bekasi...mmmm slurp! Oh ya, saya bikin 2 loyang, satu loyang yg lain akan meluncur ke rumah Mamah saya besok pagi. Cobain ya Mah!

Si Chiffon asyik nangkring di atas botol begitu keluar dari oven....

Belum sempat diangkat dari loyangnya, udah tandas 1/4 bagian :)
Sepotong "Cake Pasir" siap disantap. Mmm...slurp

11 November 2007

Minggu sore di teras depan rumah kami ...



Minggu sore adalah saat dimana biasanya kami bertiga (Saya, Mas Pudji dan Icha) berkumpul dan saling bertukar cerita seputar kegiatan yang kami lakukan minggu lalu dan rencana kami untuk minggu depan.

Duduk di teras depan rumah kami yg mungil, diiringi suara gemericik air dari kolam ikan peliharaan Icha yg tidak begitu besar (Mas Pudji sudah berjanji untuk membuatkan kolam ikan yg lebih besar untuk Icha di halaman belakang rumah kami yg masih dalam proses pembangunan, Insya Allah) celoteh kami saling bertautan diselingi tawa yg kadang sulit kami hentikan. Terkadang 2 atau 3 orang anak tetangga usia 4-5 tahun duduk bergabung bersama kami dan saling berebut menceritakan kejadian yang mereka alami bersama teman-teman di sekolah dengan 'bahasa bayi' yang masih sangat kental. Sambil menikmati teh poci panas kegemaran saya dan Mas Pudji dan susu coklat panas untuk Icha dan tamu-tamu kecil kami (kadang ada juga sih yg order minta susu coklat dingin) serta kue-kue sederhana buatan saya sendiri (sst...sepertinya ini yg membuat tamu-tamu kami rajin berkunjung setiap minggu sore), senja minggu sore di teras depan rumah selalu menjadi lebih indah dengan kehadiran tamu-tamu istimewa kami. Subhanallah...

Semoga Allah masih memberikank esempatan bagi kami untuk menikmati senja di minggu berikutnya. Amin.

05 November 2007

KBB: Tempat Baru untuk Uji Nyali...!

Jumat kemaren saat lagi ngumpulin no. telepon calon supir yg pada ngelamar untuk gantiin posisi supir kami yg resign minggu lalu, saya sempat 'jalan-jalan' dari satu blog ke blog lain sampai nemuin satu blog berjudul KLUB BERANI BAKING. Penasaran dengan KBB ini saya ninggalin pesan di shoutmix dan dijawab oleh Mbak Arfi untuk mengirimkan data via e-mail jika berminat untuk bergabung.

Nah, hari ini, Senin (11/5) saya berhasil ngumpulin nyali dan mengirimkan data saya ke Mbak Arfi. Eh... ternyata beberapa menit kemudian saya mendapat approval untuk keanggotaan saya di klub ini. Sekarang, tinggal nungguin Mbak Ema ngirimin resep untuk Tantangan #2 KBB. Moga2 ga' susah untuk diamalkan ya.... doain dong. Aduh, kenapa tiba2 jadi kemeringet gini sih...


03 November 2007

"Aku ga' Suka...!"


"Ayo, dik Aryo harus cepet makannya! Mbak Icha ga' suka kalo Dik Aryo plintat-plintut kaya' gituh! Semua harus ada aturannya, makan harus di tempat, ga' boleh disambi main atau nonton TV" Ha...! Saya hafal banget dengan kalimat2 itu. Lamat-lamat dari ruang tamu saya mendengar Icha mengatakan kalimat itu kepada anak dari tetangga kami. Aryo memang sering bermain di rumah kami, usianya lebih kecil dari Icha dan masih duduk di bangku TK sehingga Icha acap kali menganggap Aryo sebagai adiknya - akh...Icha memang sudah lama merindukan hadirnya seorang adik kecil untuk teman bermain di rumah.

Ga' ada yang istimewa memang dari kalimat yang diucapkan Icha kepada Aryo tadi. Yang membuatnya saya sedikit ternganga adalah, Icha mengutip kalimat itu plek dari kalimat yang sering saya sampaikan kepadanya saat dia mulai tidak fokus waktu makan atau saat dia bengong ketika berusaha menghabiskan sarapan paginya sebelum berangkat ke sekolah. Saya memang sering membaca buku dan mengikuti diskusi tentang pendidikan anak2 yg sering kali membahas bahwa sadar atau tidak sadar, prilaku orang tua akan ditiru oleh anak-anaknya. Lah... sekarang baru melihat sendiri bukti dari teori2 yg saya baca, dan setelah saya perhatikan, semakin hari Icha seringkali meniru prilaku saya dan Papanya - kaya'nya banyakan prilaku saya yg ditiru, mungkin karena kita sama2 perempuan. Memang, sampai hari ini kami masih melihat yg ditiru Icha masih dalam batasan wajar. Tapi kejadian sore ini semakin membuka mata saya dan suami untuk memperhatikan tingkah laku dan ucapan kami saat berada di depan Icha. Ah... moga2 Icha tidak mengikuti prilaku Papanya yang kadang-kadang sulit banget untuk disuruh mandi. Ha..ha...ha...

15 October 2007

Yang cantik dari Lawang Sewu

Tiap kali mengunjungi Mbah Putri di Pati kami sering melintasi gedung tua yang sangat tidak terawat ini, tapi baru pas liburan lebaran kemarin kami sengaja menyempatkan untuk menengok ke bagian dalam dari gedung peninggalan Belanda ini.

Kesan angker (tepatnya kumuh mungkin, karena tidak terawat sama sekali) sudah kami rasakan saat memasuki pelataran parkir gedung ini. Icha yang memang dari Jakarta sudah pesan untuk mampir ke Lawang Sewu sangat antusias dan berjalan di depan kami.

Ah... ternyata banyak hal-hal cantik tersembunyi di balik kesan angker Lawang Sewu, ini beberapa gambar yang sempat saya ambil di sana.








Bingkisan Lebaran Sederhana

Lebaran tahun ini saya sempat menyiapkan beberapa bingkisan lebaran yang saya bagikan untuk mamah, ibu mertua dan beberapa saudara. Puas sekali karena tahun ini bingkisan lebaran itu hasil karya saya sendiri. Sengaja saya tidak terlalu banyak membuat aneka kuker karena dari pengalaman tahun lalu, hanya kastangels, sagu keju dan putri salju saja yg jadi incaran peminat kuker buatan saya . Jadi ya... tiga macam kue itulah yang jadi andalan saya tahun ini. Tentu saja ditambah kacang bawang + kacang mede yang memang tidak pernah absen tiap kali lebaran. Senang banget saat saya hendak pamit pulang ibu mertua sempat membisikan: "Nit, nanti kalo udah hilang capeknya tolong kirimi Ibu Kastangels buatanmu lagi ya..." Alhamdulillah, rasa kastangels buatanku cocok dengan lidah ibu mertua :)

13 October 2007

Selamat Idul Fitri 1428 H

Keluarga Besar Pudji Santoso turut menghaturkan

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H"

Mohon Maaf Lahir dan Bathin